Mau Uang Mengejar-ngejar Anda? Dapatkan bimbingan dari Tung Desem Waringin. Pelatih Keuangan Sukses No.1 di Indonesia. (Pelatihan 1 tahun penuh). GRATIS !!! eh... Malah Dapat Bonus RP 30JUTA. MAU ? Silakan klik banner di bawah ini :

TDW Mastery - Sources to Skyrocketing Your Success

Kamis, 09 Juni 2011

Manado : Waruga Sawangan Airmadidi

Waruga di Manado adalah istilah untuk kuburan Minahasa di jaman kuno. Bentuk kuburannya : batu pahatan. Batu asli lho..... , entah bagaimana orang orang jaman dulu memahat batu sehingga bisa jadi master piece seperti ini. Luar biasa.
Menurut ceritanya di Manado, orang yg meninggal dimasukkan dalam waruga dalam posisi duduk telungkup seperti bayi dalam kandungan, semua harta bawaan juga ikut serta ke dalamnya. Kemudian ditutup dari atas (juga atapnya dari batu). Dari sekian banyak waruga yang ada di manado dan minahasa, terdata lebih dari 2000 buah tersebar di seluruh wilayah Minahasa. Dan oleh pemerintah Belanda di tahun 1817  melarang kegiatan kubur mengubur ke dalam waruga  karena alasan kesehatan dan kebersihan seperti penyakit kolera. Sebagian waruga kemudian  diangkut ke wilayah Sawangan Airmadidi, dijadikan cagar budaya.

Untuk mencapai wilayah Sawangan tidaklah terlalu jauh. hanya sekitar 25 km dari Manado. Berangkat dari manado ambil jalur ke arah Airmadidi (ke arah Bitung), kemudian belok ke arah Tondano (jalur Sawangan).

Desa Sawangan masih terhitung di kaki gunung Klabat, di bawah perbukitan, dialiri sungai Tondano yang deras dan berbatu-batu. Lingkungan alam yang masih alami segar dan sejuk.

untuk artikel hot lainnya, silakan mengunjungi blog saya :  www.harsantohalim.blogspot.com

2 komentar:

  1. wah seruu..
    fyrdha juga pernah masuk ke daerah kema, minahasa. karena akan ke makam nya kakek, dan sempat melihat waruga di pinggir jalan,..:)
    bentuknya aneh. tapi itulah indonesia. kaya akan kebudayaan,,,

    BalasHapus